Ikuti Perintah Jokowi, 858 Anggota di Turunkan Untuk Evakuasi Lion Air JT 610

Tim Sar Gabungan Basarnas
Tim Sar Gabungan Basarnas

Presiden Joko Widodo Perintahkan Cepat, Tim Sar Gabungan Terjunkan 858 Personel Untuk Lion Air JT 610

Presiden Joko Widodo Memerintahkan para pihak yang terkait untuk bekerja cepat dalam menangani jatuhnya pesawat Lion Air JT 610.

Tim Sar Gabungan pun segera merespon perintah Presiden Republik Indonesia itu.

Tidak tanggung-tanggung, personel yang diturunkan mencapai 858 orang anggota.

Anggota personel gabungan tersebut terdiri dari 201 anggota Basarnas.

40 Anggota TNI Angkatan Darat (AD), 456 Anggota TNI Angkatan Laut (AL), 15 Anggota TNI Angkatan Udara ( AU)

58 Anggota Polri, 30 Petugas Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP), 18 anggota bea cukai.

30 Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) dan 10 petugas Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla).

Dengan ini diharapkan para penumpang yang masih menghilang bisa segera ditemukan dan bisa segera di identifikasi.

Lalu para koban bisa segera diserahkan kepada pihak keluarga.

Sampai saat ini proses pencarian penumpang masih selalu di utamakan oleh Tim Basarnas.

Pihaknya juga masih memberikan pendampingan kepada para keluarga korban di posko Hotel Ibis Cawang, RS Polri, dan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro Mengatakan.

“Kami senantiasa berharap yang terbaik pastinya untuk seluruh penumpang maupun kru pesawat”.

“Hingga saat ini, kami terus bekerja keras 24 jam setiap hari secara begantian”.

“Tapi kami tidak mengeluh, kami tahu betul kekhawatiran pihak keluarga seperti apa”.

“Bayangkan jika kita berada di posisi mereka yang kehilangan anggota keluarga, pastinya kita akan melakukan hal yang sama”.

“Namun saat ini kami tetap harus fokus melakukan yang terbaik dengan memberikan dukungan moril”

Hingga sekarang Tim Basaranas telah menerima 65 kantong jenazah hingga Kamis (1/11/2018) pukul 19.00 WIB kemarin.

Baca Juga : Black Box Lion Air JT 610 di Temukan, KNKT Siapkan Penyelidikan Lanjutan

Kerangka Badan Pesawat dan Hidung Pesawat Sudah di Temukan

Kolonel Laut Salim
Kolonel Laut Salim.

Kapal Republik Indonesia (KRI) Sikuda bergerak kembali ketitik awal jatuhnya pesawat Lion Air JT 610.

Komandan Satuan Kapal Patroli atau Dansatrol, Kolonel Laut Salim menjelaskan bahwa Satuannya di fokuskan kepada kerangka pesawat.

“Ini (Satuannya) difokuskan kepada pencarian kerangka”

“Semuanya, potongan body, hidung, maupun ekor, diharapkan juga ada bagian lain yang bisa ditemukan”.

Salim juga menambahkan hingga saat ini potongan badan pesawat dan hidung sudah ditemukan lokasinya.

“Kita melihat dimana body-nya dan dimana nose-nya, sudah ditentukan lokasinya, hanya tinggal di lakukan penyelamatan” kata salim.

Kolonel Salim juga menyebutkan bahwa lokasi tersebut berada di sekitar kedalaman 25 hingga 30 meter.

Dan sampai sekarang jumlah personel yang dikerahkan masih sama dengan hari-hari sebelumnya.

Karena pencarian lebih diutamakan kepada pencarian para penumpang.

“Mudah-mudahan cuara mendukung, arus tenang dan mudah-mudahan juga kegiatan ini berjalan dengan lancar dan ditemukan kerangka yang lebih besar lagi” tutur Salim.