Filipina Pecat Kepala Bea Cukai Akibat Biarkan Pengiriman Narkoba

Rodrigo Duterte, Presiden Filipina
Rodrigo Duterte, Presiden Filipina

Rodrigo Duterte, Presiden Filipina Pecat Kepala Badan Bea Cukai Akibat Lalai

Presiden Filipina, Rodrigo Duterte telah memecat kepala badan bea cukai filipina, Isidro Lapena. Tidak hanya memecat kepala bea cukai, Rodrigo juga menyuruh agar semua jajaran petinggi bea cukai di rombak.

Di lansir dari Al Jazeera hari Jumat(26/10/2018).

Pemecatan dilakukan setelah Isidro Lapena dan para petinggi bea cukai tidak bisa menghentikan pengiriman 1 ton lebih narkoba.

Sebelumnya pada bulan Maret 2018 lalu, Filipina secara besar – besaran mengadakan 60 lebih operasi tangkap tangan.

Dalam operasi itu kepolisian Filipina berhasil menangkap lebih dari 100 orang pengedar, menyita lebih dari 250 paket narkoba. mengamankan 19 pucuk senjata api, serta menembak mati 13 orang tersangka.

Kritikan Dari Pihak Luar

Presiden Filipina, Rodrigo Duterte
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte

Dari berita yang dikabarkan, bahkan kepolisian Filipina sudah membunuh 32 orang pengedar narkoba yang melawan. dengan ini total kematian dalam kasus narkoba sejak Juli 2016 sudah mencapai 4.000 orang.

Hal ini membuat Filipina sempat dikritik oleh ICC atau Mahkamah Kriminal Internasional.

Kejadian ini malah membuat marah Rodrigo Duterte yang meminta agar ICC tidak mencampuri urusan yuridiksi negaranya, Selain itu Duterte sempat mengancam akan keluar dari serikat ICC.

Peredaran narkoba di negara filipina memang sangat memprihatinkan. Rodrigo Duterte terpilih sebagai presiden karena keyakinannya yang kuat untuk memberantas narkoba.

Presiden dengan julukan The Punisher ini juga mengatakan bahwa jika dalam sebuah kebijakan operasi ada yang meninggal. sudah pasti itu karena mereka berusaha melawan dengan cara yang keras,

Duterte menyebutkan selain memecat kepala bea cukai, ia juga akan memecat komisioner serta kepala departemen bea cukai.

Baca Juga : Dolar Naik Terus, Sejak Awal Tahun Rupiah Melemah 10.65 Persen

Pengganti Yang Dianggap Pas

Sedangkan Isidro Lapena akan dipindahkan jabatannya menjadi direktur jendral badan pelatihan Filipina. Duterte menyebut jabatan itu adalah sebuah “promosi” untuk Lapena.

Sebagai pengisi jabatan kosong yang di tinggal Lapena, The Punisher mengangkat Kepala Otoritas Industri Kemaritiman, Rey Guerrero sebagai kepala bea cukai yang baru

Kedepannya Rey akan dibantu oleh tentara anggota para penjaga pantai. Beredar kabar bahwa sebetulnya Guerrero enggan menaiki jabatan tersebut.

Tetapi Duterte mengatakan bahwa ia bisa memahami Guerrero jika menolak, sebab Rey sangat menyukai jabatan dan kegiatannya yang saat ini ia pegang di Marina.

Namun Duterte meyakini Rey bahwa ia lah yang pantas mengisi jabatan tersebut saat ini. Sebab rakyat Filipina membutuhkan sosok yang jujur untuk menempati jabatan tersebut.