Direktur Teknik Lion Air di Pecat, Tim SAR Temukan Lokasi Black Box

Lion Air
Lion Air

Direktur Teknik Lion Air Dipecat, Basarnas Temukan Lokasi Black Box Lion Air JT 610

Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi menjelaskan. Bahwa pihak kementrian telah membebastugaskan Direktur Teknik Lion Air, Muhammad Asif.

Tujuan dibebastugaskannya Muhamad Asif adalah agar Asif dapat fokus menjalani pemeriksaan yang dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT)

Hal ini dilakukan terkait kejadian jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di tanjung Karawang.

Budi Karya Sumadi juga menjelaskan.

Bahwa pihak-pihak terkait sudah melakukan rapat secara menyeluruh yang melibatkan.

Seluruh direktur dari Kemenhub serta otoritas bandara Seokarno-Hatta sebelum mengambil keputusan.

Budi Karya mengatakan “Dari pengamatan kami dan berdasarkan dari jobdesk satu penerbangan”.

“kelayakan penerbangan suatu perusahaan adalah Direktur Teknik” tegas Budi di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

“Sehingga untuk mempermudah dilakukan pemeriksaan, maka direktur teknik dibebastugaskan. Agar pemeriksaan dilakukan dengan baik dan terang benderang prosedur apa yang benar dan yang salah” tambah Budi.

Pemeriksaan tersebut nantinya akan dilakukan oleh KNKT.

Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan Republik Indonesia
Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan Republik Indonesia

Jika nantinya KNKT menilai Muhammad Asif tidak bersalah, Maka Lion Air bisa mengembalikan posisinya.

“Bukan pemecatan, ini pembebastugasan. Kalau sudah ada pemeriksaan, dan dia tidak salah, tidak dibebaskan, ini sementara”.

Budi menegaskan bahwa Kemenhub mempunya wewenang untuk melakukan pembebastugasan ini.

Selain itu, Lion Air juga mengganti seluruh perangkat teknis yang terkait dengan penerbangan JT 610 untuk dilakukan pemeriksaan.

Baca Juga : Rusdi Kirana Sosok Pendiri Lion Air Group Yang Bekerja Menjadi Sales Mesik Ketik

Tim Sar Temukan Benda Besar di Dasar Laut.

tim sar gabungan saat ini berhasil menemukan objek besar yang diduga kuat merupakan bada pesawat Lion Air JT 610 di perairan Tanjungpakis, Karawang.

Direktur Kesiapsiagaan Basarnas Didi Hamzah menyebutkan dalam konferensi pers.

“Saat ini ada sekitar 100 penyelam diterjunkan, tetapi tidak terfokus di titik lokasi objek besar tersebut”

“Namun 5 penyelam sudah diterjunkan untuk menyelidiki area titik sekitar objek tersebut”

“Tetapi Basarnas belum bisa memastikan secara pasti apakah objek tersebut badan pesawat atau bukan”

“Hasil pengecekan akan kami umumkan secara resmi pada pukul 19.00 WIB nanti”.

Hingga saat ini pencarian korban masih terus dilakukan oleh Tim Basarnas dengan Radius 15 mil dari lokasi jatuhnya kapal Lion Air JT 610.

Baca Juga : Lion Air Jatuh, Presiden Jokowi Sebut Pemerintah Akan Fokus Dalam Pencarian Korban