Banyak Peserta Tidak Lulus, Menpan RB Tegaskan Tidak Ada Ujian Ulang

Banyak CPNS Yang Tidak Lolos

Banyak Peserta Tidak Lulus, Menpan RB Tegaskan Tidak Ada Ujian Ulang

Menpan RB menegaskan kepada masyarakat bahwa tidak akan ada ujian ulang meskipun diketahui banyak peserta yang tidak lulus.

Menpan RB atau Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Syafruddin menjelaskan.

Kegagalan banyak peserta pada tahap seleksi kompetensi dasar atau SKD tidak dapat diulang meskipun dirinya juga ingin mengadakan ujian ulang.

“Diulang juga gk ada uangnya, tidak ada anggarannya.” Ucap Syafruddin.

Dirinya juga mengatakan. saat ini pihak dari panitia seleksi nasional atau Panselnas sedang mencari solusi demi permasalahan tersebut.

Kedepannya akan ada peraturan menteri baru yang akan di susun sesuai dengan solusi yang direkomendasikan dari Panselnas.

“Hasil diskusi dari Panselnas nanti akan dijadikan permen (Peraturan Menteri).”

“Tapi bukan kita yang menggodok.” kata Syafruddin.

Baca Juga : Merpati Airlines Ingin Kembali Eksis, Kemenhub Wajibkan Minimal Punya 5 Pesawat

Solusi Dibutuhkan Demi Kebutuhan Pemerintah

Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi

Sebelumnya pihak pemerintah melalui Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birobrasi atau KemenPAN-RB.

Telah menyepakati akan membuat kebijakan baru.

Yang berfungsi untuk mengantisipasi banyaknya peserta Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS 2018 yant tidak lulus dalam tahap seleksi SKD.

Setiawan Wangsaatmaja selaku Deputi Bidang SDM Aparatur KemenPAN-RB mengatakan.

Bahwa saat ini sedang dilakukan kajian ulang mengenai dua opsi yang akan di buat menjadi kebijakan.

Opsi pertama, adalah dengan menurunkan passing grade atau ambang batas dari kelulusan tes Seleksi Kompetensi Dasar atau SKD.

Sedangkan opsi yang kedua adalah dengan menerapkan sistem perangkingan atau pemberian peringkat dengan dari jumlah total nilai

Meliputi Tes Wawasan Kebangsaan atau TWK, Tes Intelegensia Umum atau TIU dan yang terakhir Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

“Nantinya akan ada kebijakan, kebijakan pastinya, misalnya ada kebijakan baru untuk mengakomodasi peserta yang tidak lulus.”

“Seperti apa nanti di aturnya, apakah passing grade diturunkan, apakah pakai sistem ranking, kami carikan jalan yang fair.” Ucap Setiawan di kantor Kemenpan-RB, Jakarta.

Setiawan juga menambahkan kebijakan baru yang akan tertuang dalam peraturan menteri tersebut.

Bertujuan untuk menghindari kosongnya formasi jabatan baik itu di tingkat pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Sementara itu, hingga saat ini jumlah peserta CPNS yang lulus dalam Seleksi Kompetensi Dasar atau SKD masih belum memenuhi jumlah PNS yang dibutuhkan pemerintah.

Bahkan jumlah saat ini tidak cukup untuk dilanjutkan ke tahap Seleksi Kompetensi Bidang atau SKB.

“Mudah-mudahan tidak lama lagi simulasi akan disampaikan.”

“Prinsipnya, kami ingin mengisi formasinya agar tak terjadi kekosongan.”

“Ini yang dikhawatirkan daerah seperti guru dan tenaga kesehatan, kami akan upayakan yang terbaik.” Tegas Setiawan.