Bahaya Anak Makan Mi Instan Setiap Hari Dan Apa Efeknya

Bahaya Anak Makan Mi Instan Setiap Hari Dan Apa Efeknya

prioritasnews.com – Mi instan ini merupakan salah satu makanan yang mudah didapatkan dan praktis. Makanan ini juga jadi salah satu makan siap saji dan sangat menjadi favorit untuk anak-anak 5-10 tahun bakan untuk orang dewasa juga berdasarkan data British Medical . Namun, bila anak terlalu sering mengonsumsi mi instan, apa efeknya bagi tubuh?mari kita simak

Banyak pakar kesehatan mengatakan tidak boleh mengonsumsi sesuatu secara berlebihan. Lebih baik mengonsumsi makanan secara beragam.

Jika Anda termasuk orang tua yang masih membiarkan anak mengonsumsi mi instan setiap hari, sebaiknya segera hentikan kebiasaan ini untuk anak anak anda . Berbagai penelitian di dunia kesehatan menyebutkan bahwa anak yang mengonsumsi mi instan secara terus-menerus atau terlalu sering dapat mengalami dampak buruk berikut ini :

1. Kebutuhan gizi tidak tercukupi

Sebuah studi yang dimuat di Nutrition Research and Practice 2011 menyebutkan bahwa orang dewasa dan anak yang sering mengonsumsi mi instan cenderung lebih banyak mendapatkan nutrisi seperti lemak dan garam.
Sebaliknya, mereka justru kekurangan asupan protein, kalsium, zat besi, vitamin A, dan vitamin C, yang lebih penting untuk menunjang fungsi tubuh.

2. Obesitas Atau Berat Badan Akan Berlebih

jenis makanan yang dikonsumsi pada masa anak-anak sangat mungkin terus dikonsumsi hingga dewasa.
Bukannya baik, hal itu justru dapat berdampak buruk pada kesehatan tubuh. Pasalnya, mi instan masih dikategorikan sebagai jenis makanan yang mengandung tinggi kalori dan rendah variasi nutrisi. Itu berarti, konsumsi mi instan terlalu sering atau secara terus-menerus dapat meningkatkan risiko terjadinya obesitas.

3. Risiko Kanker

Sebuah studi yang dimuat di Jurnal Environmental Science and Pollution Research International menyebutkan, beberapa merk mi instan yang beredar di Nigeria memiliki kandungan logam berat. Jika mi instan yang seperti ini dikonsumsi secara berkelanjutan, risiko terjadinya penyakit kanker bisa semakin tinggi.

4. Luka Bakar

Ada sebuah studi yang dimuat di jurnal Burns pada 2013 menyatakan bahwa proses pembuatan mi instan ini menggunakan air panas di dalam mangkok berisiko tinggi menyebabkan terjadinya kulit terbakar akibat air panas yang tumpah.

Mengetahui adanya dampak buruk seperti di atas, para orangtua sebaiknya segera mengambil tindakan dengan membatasi konsumsi mi instan pada anak – anak . Sebagai upaya tambahan, orang tua juga dapat memberikan pengetahuan lebih mendalam mengenai mi instan dan dampak buruk yang dapat ditimbulkan jika dikonsumsi secara berlebihan.