fokus
-
Yang Berkhianat, Yang Tersesat
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan, buku klasik yang ditulis menjelang tahun 1930-an itu menemani saya sepanjang baca artikel
-
Buruh
Puluhan ribu buruh menggempur Jakarta, pekan-pekan belakangan ini. Massa dari berbagai lapisan dan wilayah, baca artikel
-
Yang Berkhianat, Yang Tersesat
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan, buku klasik yang ditulis menjelang tahun 1930-an itu menemani saya sepanjang baca artikel
-
Menghapus Catatan
Sambil memperhatikan mendung tebal yang menaungi Jakarta sepanjang akhir pekan lalu, saya teringat baca artikel
-
pajak
Tiap hari negeri ini hampir tak pernah sepi dari berondongan peristiwa korupsi. Dari dugaan keterlibatan baca artikel
-
Jazirat al-Mulk
Memandang puncak kerucut Gunung Gamalama dari desa di antara laut dan kaki stratovolcano itu, saya teringat baca artikel
-
Polisi Dinihari
Hari masih gelap ketika dinihari pekan lalu saya pulang dari kantor. Sejumlah pekerjaan yang harus saya baca artikel
-
Neurajah
Panas yang menyengat sekujur badan berangsur-angsur reda seiring berakhirnya pembacaan mantra yang diucapkan baca artikel
-
Ruang Kosong
Membuka kembali buku The Motorcycle Diaries, sosok Che Guevara seperti jatuh di depan mata. Tahun, 1949, baca artikel
-
Hedonisme
Rasa kapulaga begitu menyengat saat saya menyeruput Teh Sahara adonan sebuah kafe di bilangan Menteng, baca artikel