otomotif

Pelumas Tepat Kendaraan Lancar

Seorang model memperagakan cara menuang oli ke dalam mesin mobil.

Oli kendaraan ibarat makanan yang harus secara rutin diganti dan mendapat perhatian khusus. Oli merupakan pelapis dan pelumas mesin kendaraan yang sangat dibutuhkan agar mesin tidak saling mengikis dan menghasilkan panas berlebihan. Tentunya dalam pemilihan oli harus sesuai dengan tipe mesin kendaraan. Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan mengenai oli.

  1. Anda perlu mengetahui jenis-jenis oli yang ada dipasaran. Ada tiga jenis oli mesin yakni oli mineral, semi sintetik dan full sintetik.
  2. Perhatikan ukuran kekentalan pada Oli mesin yang telah di tetapkan oleh Society Automotive Engineers (SAE). Biasanya oli untuk iklim di Indonesia yang terletak di wilayah tropis menggunakan 15W-30 sampai 20W-50.
  3. Perhatikan juga mutu atau kualitas oli yang disimbolkan oleh American Petroleum Institute (API). Pada API selalu diawali dengan huruf S atau C. Huruf S menunjukkan untuk oli mesin bensin dan Huruf C untuk oli mesin diesel. Biasanya pada botol oli akan dituliskan huruf S atau C yang diikuti dengan abjad lainnya. Semakin tinggi Abjad kedua setelah huruf S atau C maka makin tinggi pula kualitas perlindungan yang diberikan.
  4. Bacalah buku petunjuk mesin mobil Anda. Jangan mudah terkena bujuk rayu penjual oli. Belum tentu oli yang mereka tawarkan sesuai dengan jenis mesin mobil anda. Tentu saja mobil dengan mesin teknologi lawas tidak cocok dengan oli yang saat ini beredar dipasaran dengan tingkat kekentalan rendah. Tingkat kekentalan oli yang rendah biasanya diperuntukkan untuk mobil dengan teknologi mesin terbaru, yang memiliki komponen mesin yang presisi sehingga membutuhkan oli yang lebih encer.

 

Rizkita Sari