perjalanan

Bertemu Idola di Barcelona

Sejarahnya yang panjang membuat kota ini kaya akan warisan budaya. Ada gereja tua yang pembangunannya sejak ratusan tahun lalu, hingga sekarang, sampai klub sepak bola raksasa Barcelona FC.

Terletak di pantai barat laut Semenanjung Iberia dan menghadap laut Mediterania, Barcelona sudah popular sejak ratusan tahun silam. Kota ini menjadi salah satu kota penting di Eropa dan menjadi incaran kaum urban setelah Paris, London, Madrid, Milan dan the Ruhr. Barcelona merupakan ibukota Catalonia, kota terbesar kedua di Spanyol setelah Madrid.

Templo Expiatorio de la Sagrada Familia yang berarti Gereja Penebusan Dosa Keluarga Kudus, atau lebih dikenal dengan sebutan Sagrada Familia.

Sebagai salah satu kota yang memiliki sejarah panjang, Barcelona kaya akan warisan budaya. Faktor ini jugalah yang membuat Barcelona saat ini menjadi pusat budaya penting dan daerah tujuan utama wisata. Banyak hal memang yang bisa dinikmati ketika berkunjung ke kota ini. Di antaranya bangunan bersejarah, museum, pusat budaya, berbagai acara seperti peragaan busana, pameran dan tentunya markas klub sepak bola terkenal, Barcelona FC.

Salah satu bangunan terkenal di Barcelona adalah Templo Expiatorio de la Sagrada Familia yang berarti Gereja Penebusan Dosa Keluarga Kudus, atau lebih dikenal dengan sebutan Sagrada Familia. Gereja ini merupakan tempat ibadah umat Katolik Roma. Sagrada Familia menarik karena proses pembuatan nya yang masih berlangsung hingga sekarang, sejak awal pembangunannya pada 1882.

Setiap harinya ratusan pengunjung datang ke tempat ini untuk berdoa dan melihat indahnya Sagrada Familia. Namun sebelum menikmati keindahan semua sudut gereja, pengunjung harus membeli tiket di loket yg tersedia di pintu utama. Biasanya pada musim liburan, antrean pembeli tiket mengular hingga puluhan meter.

Gereja ini dirancang oleh Antoni Gaudi dan demi berdirinya Sagrada Familia, Gaudi mendedikasikan 15 tahun terakhir masa hidupnya. Gaudi merencanakan pembangunan akan selesai pada 2026. Ketika ditanya soal lamanya waktu tersebut, Gaudi menjawab, “klien saya tidak buru-buru”. Gaudi wafat pada 1926, kendati demikian pembangunan gereja tetap berlangsung dan dijaga oleh pemerintah setempat. Sagrada Familia dirancang akan memiliki 18 menara, 12 di antaranya diperuntukkan bagi 12 murid Yesus, 4 kepada evangelist, satu untuk Yesus dan satu lagi untuk Bunda Maria.

Nativity Façade, letaknya di sisi timur yang menggambarkan kisah kelahiran Yesus Kristus

Sagrada Familia memiliki tiga fasad. Pertama Nativity Façade, letaknya di sisi timur merupakan fasad pertama yang selesai dibuat. Di bagian ini menggambarkan kisah kelahiran Yesus Kristus. Kedua Passion Façade, terlihat lebih sederhana dengan ukiran garis lurus yang tampak seperti tulang belulang. Fasad ini dibuat untuk merefleksikan penderitaan Yesus Kristus saat disalib dan sebagai gambaran pembuatandosa manusia. Gaudi menginginkan fasad ini memberikan efek dramatis yang menyeramkan untuk menunjukkan kebrutalan yang dihadapi Yesus. Terakhir Glory Façade. Inilah fasad yang proses pembuatannya masih berlangsung hingga saat ini. Pembuatan fasad ini membutuhkan waktu lama karena akan merepresentasikan jalan menuju Tuhan melalui kematian, hari akhir dan kemenangan serta neraka bagi mereka yang melanggar aturan Tuhan.

Karya Gaudi selalu merefleksikan kecintaannya kepada alam, agama dan Catalonia. Itu semua dapat terlihat pada setiap elemen Sagrada Familia. Cahaya yang masuk melalui kaca-kaca yang ada di bagian atas bangunan membuat gereja terasa hangat. Efek pepohonan terasa dari beberapa pilar yang menjulang tinggi ke atap gereja dengan pahatan garis lurus dan bercabang diujungnya. Efek ini membuat pengunjung yang berdiri tepat di tengah-tengah gereja akan merasa seperti berada di tengah hutan

Di lantai bawah tanah terdapat museum yang menyimpan miniatur desain Sagrada Familia secara keseluruhan, dan beberapa foto yang menggambarkan perkembangan pembangunan gereja. Di salah satu sisi terdapat tiga jendela, tempat pengunjung melihat makam Gaudi.

Camp Nou

Markas klub sepak bola raksasa FC Barcelona

Satu tempat yang tak boleh dilewatkan ketika menginjakkan kaki di Barcelona adalah Camp Nou. Tempat ini merupakan markas klub sepak bola raksasa Barcelona. Camp Nou mudah dijangkau, karena selain tidak jauh dari pusat kota juga banyak kendaraan umum yang melewati tempat ini. Salah satu alat transportasi yang bisa digunakan yakni kereta. Selain cepat, harga tiketnya juga murah.

Camp Nou tidak memiliki stasiun kereta sendiri sehingga pengunjung harus berjalan kaki sekitar 15 menit dari stasiun Maria Cristina. Jika nyasar, jangan sungkan-sungkan bertanya kepada warga setempat atau ikuti saja rombongan pendukung lainnya yang mengenakan atribut klub Barcelona FC.

Camp Nou dalam bahasa Katalan berarti Lapangan Baru. Stadion ini diresmikan pada 1957 untuk menampung penonton yang setiap tahun terus membludak. Awalnya stadion ini bernama “Estadi del FC Barcelona”, tapi karena lebih sering disebut Camp Nou, pada musim pertandingan 2000/2001 nama Camp Nou diputuskan menjadi nama resmi markas Barcelona. Stadion berkapasitas kurang lebih 99,000 orang ini menjadi satu dari empat stadion lainnya di Spanyol yang mendapatkan penghargaan bintang lima dari UEFA.

Cules julukan untuk fans FC Barcelona.

Jika ingin menonton pertandingan bola, sesuaikan jadwal berlibur dengan jadwal pertandingan di Camp Nou. Jangan lupa memesan tiket melalui situs Barcelona FC sebelum pertandingan berlangsung. Tanda pembelian tiket online bisa ditukar dengan tiket asli di salah satu loket begitu tiba di stadion. Tidak jauh dari loket, ada pintu masuk ke parkiran bawah tanah yang diperuntukkan khusus bagi pemain dan staff. Biasanya pendukung berkumpul di area ini untuk melihat langsung pemain idola mereka. Namun jangan coba-coba menerobos karena tempat ini dijaga oleh polisi.

•Poppy Astari